RSS

Luka Teriris Pisau

29 Agu

Kemarin, sedang asyik operasi kepala sapi gak sengaja jempol kaki kanan saya teriris pisau, padahal sebelumnya jari tengah tangan kanan saya sudah terkena juga. Tak lama kemudian, ibu juga terkena. Tepatnya di jempol tangan kanan-nya. Sebuah kebanggan bagi kamti tentunya… #ehh… Setelah mencari-cari artikel mengenai penanganan pertolongan pertama pada luka teriris pisau, sungguh terkejut karena banyak sekali tumbuhan yang bisa dijadikan obat, tentu saja tak usah merogoh kocek yang dalam dan ada disekitar kita.

Obat-obatan herbal tersebut diantaranya:

1. Cabe Rawit
Ternyata cabe rawit, selain digunakan untuk sambel juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati luka yang teriris pisau. Selain pedas, cabe juga memiliki zat capsaicin yang berfungsi untuk meredakan rasa sakit. Caranya, cabe tersebut dijemur hingga kering dan selanjutnya ditumbuk. Taburkan bubuk cabe tersebut ke luka yang teriris pisau. Tapi, sekali lagi jangan dibayangkan kalau itu merupakan cabe yang pedas. Memang rasanya akan panas. Namun, tak lama kemudian akan segera kering karena akan menghentikan pendarahan dan mengurangi rasa nyeri.

Sebenarnya ada manfaat lain dari cabe. Ada salah satu produk balsem yang menggunakan cabe sebagai bahan bakunya karena cabe sendiri memberikan rasa hangat dengan sifatnya yang panas. Manfaat lain yaitu untuk menurunkan demam. Tapi kali ini bukan cabenya, melainkan daunnya.😀

2. Teh atau Kopi (ini obat apa bau buat minuman? (-.-“) )
Cukup dengan mengambil satu sendok kopi atau teh lalu balurkan pada bagian yang luka. Insya Allah luka akan segera sembuh dan akan merapat kembali bagian yang tersayat.

3. Batang Daun Alang-Alang
Alang-alang atau yang biasa dikenal dengan ilalang (Ind) dicuci dan ditumbuk hingga halus. Kemudian tempelkan pada bagian yang luka, dan balut dengan kain.

4. Madu
Madu memang terkenal memiliki banyak khasiat. Mulai dari segi kecantikan yang memanfaatkannya sebagai masker hingga kesehatan untuk daya tahan tubuh. Manfaat lain yaitu untuk mengobati luka  yang teriris pisau. Caranya, dengan mengoleskannya pada bagian luka. Memang perih sekali, tapi beberapa hari kemudian luka akan segera kering hingga tak menimbulkan bekas.

Dari beberapa ramuan tradisional diatas, ibu dan saya memutuskan untuk menggunakan obat merah karena praktis dan dipercaya dapat membunuh bakteri. Tapi hingga sekarang luka belum kunjung sembuh juga. Apalagi selalu bersentuhan dengan air dan tidak ditutup sehingga debu dan kotoran bisa mengganggu…hehehe…..😀 (jangan meniru ya….)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 Agustus 2011 in Ge Je, Kakikomi

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: